KEEP ON GREEN

“Kesederhanaan Adalah Sesuatu Yang Menarik”

Kampaye Bahaya Plastik

Kita mungkin tidak sadar bahwa sekarang ini hidup di generasi yang memakai kantong plastik, dan mungkin masa jayanya plastik. Tetapi generasi dibawah kita akan memiliki kehidupan yang berbeda dimana mereka akan sudah berinteraksi dan peduli dengan linkungan sejak kecil sehingga hal-hal tersebut akan menjadi sesuatu yang alami. Salah satu yang perlu diajarkan adalah bahaya kantong plastik dan kebiasaan untuk membawa kantong belanja sendiri.
Kesadaran mengurangi penggunaan kantong plastik dalam kehidupan sehari-hari harus ditanamkan sejak dini karena kantong plastik tidak dapat terdegradasi di alam.

Hal ini diingatkan Asisten Deputi Urusan Pengendalian Pencemaran Limbah Domestik dan Skala Usaha Kecil Kementerian Negara Lingkungan Hidup Tribangun L Song di sela-sela Kampanye Antikantong Plastik di Kampus Institut Teknologi Bandung, Sabtu (9/2).

Kegiatan yang dimotori Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan ITB ini diikuti ratusan pelajar, mahasiswa, artis, dan aktivis lingkungan hidup di Kota Bandung.

Di berbagai negara maju, kampanye antikantong plastik (white pollution) sudah menjadi hal lumrah. Pemerintah China dan Australia bahkan telah mengeluarkan kebijakan larangan bagi supermarket dan toko-toko membagi-bagikan plastik undegradable (tidak dapat terurai).

Muhammad Chairul, dosen Teknik Lingkungan ITB, mengatakan, sampah plastik rata-rat memiliki porsi sekitar 10 persen dari total volume sampah. Dari jumlah itu, sangat sedikit yang didaur ulang. Padahal, sampah plastik berbahan polimer sintetik tidak mudah diurai organisme dekomposer. Butuh 300-500 tahun agar bisa terdekomposisi atau terurai sempurna.

Membakar plastik pun bukan pilihan baik. ”Plastik yang tidak sempurna terbakar, di bawah 800 derajat Celsius, akan membentuk dioksin. Senyawa inilah yang berbahaya,” ujarnya.

7 Komentar»

  rois wrote @

plis see, vote n comment my work about plastic bag at..
http://indosatshortmovie.com/?ad=v&d=214&page=3

thx,
rois

  saud wrote @

Kita baru sadar ketika ikan terakhir di dunia sudah habis di pancing, ketika pohon terakhir di dunia suda habis ditebang.
Baru kita sadar bahwa uang yang didapat tidak bisa untuk dimaka…
Selamatkan Bumu kita….

  Hidayat wrote @

nice article

  tutung wrote @

Sampai dengan detik ini. Hampir semua Mall, semua Minimarket menggunakan bungkus palstik. Belum ada upaya yang sistematis untuk mengurangi penggunaan plasti.

  tutung wrote @

Di berbagai negara maju, kampanye antikantong plastik (white pollution) sudah menjadi hal lumrah. Sampai saat ini pemerintah Indonesia belum mengeluarkan kebijakan larangan bagi supermarket dan toko-toko membagi-bagikan plastik undegradable (tidak dapat terurai). Artinya apa, mereka yg memegang kebijakan belum sadar bahay plastik.

  opk_17 wrote @

coba kita pahami… banyak menguntungkan atau merugikan plastik itu…? saya yakin banyak merugikannyanya..

@opk : setuju..

  Reta wrote @

melihat bahaya2 yang ditimbulkannya, yuk kita mulai kurangi penggunaan kantong plastik dari sekarang!🙂

sudah punya tas baGoes? baGoes merupakan tas belanja yang bisa dipakai ulang (reusable bag) yang bisa dipakai utk mengganti 1000 kantong plastik.

info lebih lanjut ttg tas baGoes bisa dilihat di http://shop.greeneration.org

mari sebarkan #plasticbagdiet untuk mendukung terwujudnya Indonesia tuntaskan sampah🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: