KEEP ON GREEN

“Kesederhanaan Adalah Sesuatu Yang Menarik”

Fogging……

Berapa hari anda aman dari gigitan nyamuk sesudah dilakukan fogging (pengasapan) di wilayah anda? Dua hari? Tiga? 1 minggu atau sebulan,,?? Yah….Paling lama yang saya rasakan adalah kurang dari empat hari saja.

Apa sih fogging itu? Apa bahan aktifnya? Dari pengalaman lapangan dan pengamatan diketahui bahwa bahan-bahan untuk menghasilkan kabut asap itu antara lain, solar. Bentuk kabut asap dapat dibuat, dengan cara melakukan proses pembakaran yang tidak sempurna dari bahan-bahan tadi. Hasil yang dominan dari proses ini adalah gas kabon-monoksida. Para pakar lingkungan punya istilah untuk hal (fogging) ini, yakni: Pencemaran. Wah berarti saya telah melakukan pencemaran dong…. ‘:<

Tindakan fogging biasanya dilakukan setelah ada korban manusia yang sakit (atau bahkan meninggal) karena DBD, adalagi karena kasus Chikungunya (ini yang saya alami) baik atas permintaan warga maupun atas inisiatif dari kelurahan dan Dinas Kesehatan.

Dengan dilakukannya fogging, warga di wilayah pengasapan akan aman untuk sementara dari gigitan nyamuk. Pengasapan terutama di ruangan tertutup akan langsung kelihatan hasilnya dalam hitungan menit. Beberapa serangga kecil akan kelihatan mati berjatuhan di lantai. Bahkan serangga yang sekuat kecoa juga mati (untuk kecoa perlu tambahan tindakan berupa gebukan dengan sandal jepit). Hasil fogging akan lumayan jika penyemprotan dilakukan secara merata dan sistematis dalam satu wilayah.

Setelah beberapa hari bisa tidur nyenyak tanpa nyamuk, mengapa pada sekitar hari ke-empat nyamuk (dan serangga lain) kembali seperti biasa? mungkin temen-temen banyak yang datang karena berduka… hehehe….

Bukan itu tapi tak lain karena jentik-jentik nyamuk yang ada di genangan air sudah menetas, ditambah migrasi nyamuk-nyamuk dari wilayah terdekat yang tidak terkena fogging.

Panic management

Sebenarnya fogging sering ditujukan bukan untuk nyamuk (dan serangga lain) tetapi ditujukan untuk manusia yang menghuni suatu wilayah. Yaitu sekelompok manusia yang cemas dan khawatir karena sudah ada korban DBD di wilayah mereka. Foging diadakan supaya warga menjadi tenang (tujuan psikologis ini justeru sering menjadi tujuan utama).

Di sisi lain, jika melakukan fogging (didorong permintaan warga yang cemas) secara tidak sistematis, tidak terencana dan tidak punya strategi kewilayahan jangka panjang, ini menunjukkan bahwa fogging adalah bentuk dari “panic management”.

Coba kita perhatikan poster tentang DBD di kelurahan atau di Puskesmas terdekat, mengapa di dalam poster yang ada tidak dicantumkan fogging sebagai cara pembasmian nyamuk? Dalam poster penyuluhan tentang DBD, kita disuruh memutus siklus kehidupan nyamuk dengan PSN (Pembasmian Sarang Nyamuk) yaitu dengan cara 3-M (menguras, menutup, mengubur). Jadi fogging memang masuk dalam strategi nasional penanggulangan DBD.

Menjadikan PSN menjadi movement (gerakan) dalam masyarakat secara luas adalah kunci keberhasilan penanggulangan DBD. Hal ini harus dilakukan serempak dan terencana serta terstruktur secara kewilayahan. Harus menjadi gerakan masyarakat artinya bukan hanya tindakan individu. Jadi jika masih ada tindakan panik seperti fogging (untuk memberi ketenangan psikologis semata) itu adalah sebuah bukti kegagalan kepemimpinan (terutama pemimpin kelurahan/desa dan jajaran Kesehatan atauoun para direktur sebuah perumahan elit yang sering kali ngasih program fogging gratis bagi warganya..).

Secara individu, jika ingin aman dari gigitan nyamuk penyebab DBD (dan malaria)? Bersihkan lingkungan anda! Bersihkan sarang nyamuk dan tempat persembunyian nyamuk (biasanya tempat yang agak gelap dan lembab). Lebih baik lagi jika tidur memakai kelambu, ini tentu jauh lebih sehat daripada memakai obat nyamuk.

Moga Bermanfaat….

Keep On Green

1 Komentar»

  ziza wrote @

saya mendapat tugas mengenai fogging, bahan2 apa saja yg digunakan dan perhitungan lengkapnya dan saya tidak dapat menemukan artikel yg lengkap, maukah anda membantu saya itupun jika anda berkenan
please kirim ke ziza_onegirl92@yahoo.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: