KEEP ON GREEN
“Kesederhanaan Adalah Sesuatu Yang Menarik”Arsip untuk Negeriku
Obat Influenza
Setelah kita di hebohkan dengan kasus Formalin yang banyak di temukan sebagai bahan pengawet di beberapa produk susu kaleng, makanan, biscuit maupun permen kini ada kabar yang lebih mngejutkan lagi… Bahwa Phenylpropanolamin adalah obat influensa (decongestant) yang selama ini kerap sekali dikonsumsi oleh masyarakat kita. Namun ternyata sejak 1 Maret 2009 ini oleh Badan Pengawasan Obat & Pangan Pemerintahan Amerika atau yang lebih dikenal dengan FOOD AND DRUG ADMINISTRATION (FDA) menarik peredaran beberapa jenis obat karena terbukti dapat menyebabkan PENDARAHAN di OTAK sebagai dampak sampingnya. Di Indonesia sendiri terdapat kira2 100 obat-obatan yg mngandung phenylpropanolamine & sering dipakai oleh masyarakat, obat-obatan itu antara lain:
- Decolgen,Decolsin, Sinutab,Allerin, Bodrexin,Contac 500, Cosyr (terutama untuk anak-anak),
- Flucyl,Fludane,Flugesic Baca entri selengkapnya »
Altenatif bagi Caleg Stres
Wah Pemilu bentar lagi nih…. Setelah pemungutan suara pemilu legislatif (pileg) 9 April mendatang, diperkirakan bakal banyak orang yang mengalami gangguan jiwa. Terutama para caleg yang gagal meraih kursi menjadi anggota dewan. Malu plus duit abis..!!.
Dengan sistem suara terbanyak memaksa setiap CALEG berjuang keras mendapatkan suara sebanyak-banyaknya. Keadaan ini otomatis menguras logistik anggaran tidak sedikit bagi setiap caleg bias puluhan juta sampe ratusan juta. Karena itu, bila ada yang gagal, dampaknya akan sangat terasa. Jadi wajar bila kemudian ada yang tiba-tiba jiwanya tergoncang.
Tapi tenang saja……. bagi yang merasa CALEG sudah ada Rumah Sakit yang siap-siap menampung kok…… jika sewaktu-waktu merasa ada yang lain dalam diri social Anda. Baca entri selengkapnya »
Hujan-ne Deres..
Hujan-Hujan…. Manusia Serakah….!!!!!! Alam Pantaslah Marah….!!!! Huuuuhhhhh…!!!! Saat ini setiap kali hujan pastilah kita selalu di adepin sama yang namanya Banjir….. yah dimana-mana banjir-banjir dan banjir.. wah-wah… siapa yang salah ya,… kalo bilang salah pastilah kita semua salah… semua orang sekarang tidak mau peduli dengan kondisi sekarang ini, sak enak-e DEWE… Sak UdUl-le DEWE…. !!!!!! Gawe omah, gawe bangunan sak kareb-pe gak gelem peduli mbek sing jenenge BANYU… Air… Uwit, lan liyoliyane…
Heeeenmmmmmmm… Piye To mbah-mbah…. Zaman Sudah berubah, Musim Hujan sekarang ga cuma hujan thok,… tetapi pasti ‘lauk”nya yang namanya Banjir, trusss kalo musim panas sekarang juga ada menu baru yang namanya Kering…. Kurang Air….. alias kurang BANYU….!!!!! duh-duh… hhuuhh…
Penerimaan PMDK ITS
PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM SARJANA ITS
PROGRAM PENELUSURAN MINAT & KEMAMPUAN DAN PROGRAM KEMITRAAN-MANDIRI
TAHUN AKADEMIK 2009/2010
Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru ITS Tahun akademik 2009/2010, dilakukan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan melalui Program Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) serta Program Kemitraan-Mandiri (PKM). Tujuan dari penerimaan mahasiswa baru melalui program PMDK dan PKM adalah:
-
- Menjaring calon mahasiswa yang berkualitas
- Meningkatkan kerjasama dan pemerataan kesempatan Baca entri selengkapnya »
Awas Al-Qur’an palsu buatan Amerika.
Sebuah kabar mengejutkan… Ternyata masih ada saja orang sangat benci terhadap kaum muslim, benci terhadap Islam. Bentuk kebencian tersebut sangat beragam salah satu contohnya yang dilakukan perusahaan percetakan di Amerika. Mereka dengan sengaja telah mencetak sebuah buku. Ada pula yang mengatakan : Awas Al-Qur’an palsu buatan Amerika. Baca entri selengkapnya »
Perang Teror & Teror Perang
“Sebenarnya apa itu pejuang dan apa itu teroris,,,??!!”
Pertanyaan tak terduga itu menyentak hati seorang bapak yang tak siap menjawab pertanyaan putranya. Tiba-tiba hatinya dirasuki pereasaan cemas kalau-kalau anaknya salah jalan. Putranya butuh jawaban cepat, setelah melihat tanyan telivisi tentang Presiden Amerika yang terkena lemparan “bom sepatu”. Lebih jauh lagi tentang serbuan tentara Amerika ke Irak didahului dengan hujan bom. Sasarannya rakyat sipil, unyuk menciptakan ketakutan guna menghancurkan moral rakyat. Amerika juga mengebomi rumah warga sipil, bahkan menghancurkan Baca entri selengkapnya »
Lowongan Kerja Makin SuSah (2009 PHK Massal)
Ada berita yang agak mengejutkan…
Pertengahan tahun 2009 ini diperkirakan pemutusan hubungan kerja (PHK) akan meningkat. Angkanya fantastis..!! akan lebih banyak dibandingkan dengan tahun 2008. Tingginya PHK tahun depan terjadi karena beberapa perusahaan mengurangi produksinya, menyusul adanya krisis keuangan global, kata seorang teman kantor krisis ini berawal dari seorang yang bernama yosep kasano (maklum lidah wong jowo…). Pada awal tahun depan, sebagian masih berproduksi sehingga penurunannya belum mencapai puncaknya. Penurunan produksi akan mencapai puncak pada pertengahan tahun depan. Diperkirakan, tidak akan banyak kontrak yang ditandatangani pada akhir tahun 2008 ini. (Property Graha…. :< ??)
Saat ini indikasi PHK massal mulai terlihat dengan adanya beberapa pekerja yang dirumahkan. “Itu sebenarnya PHK kecil. Namun PHK besar-besaran keliatannya sedang menanti, jadi siap-siap aja deh bagi kita semua…. Beberapa hari terakhir ini sedang ramai di beritakan demo mengenai SKB 4 Menteri. Penetapan surat keputusan bersama empat menteri mengenai sistem upah dapat menekan tingkat PHK. Namun, di beberapa tempat, seperti Jawa Barat, pemerintah daerah malah menaikkan gaji menjadi Rp 2 juta. Hal tersebut dirasa akan memberatkan industri. Sedang di Sidoarjo sendiri keinginan agar UMR dinaikkan menjadi Rp. 1,5 juta saja susahnya luar biasa, belum lagi bagi mereka yang terkena imbas dari Si Lapindo.
Melihat fenomena dimana pengangguran meningkat,korupsi merajalela mari kita segera bangkit untuk merubah kebiasaan yang semula biasa-biasa saja menjadi luar biasa, tanpa sedikitpun terlena & lupa akan Yang Maha Indah & Maha Gagah… Gusti Kang Murbeng Dumadi.
Salam
PutraKatong
Baru Sembuh dari EKSEKUSI..
Bismillah…
Akhirnya selesai sudah EKSEKUSI kecil-kecilan diblog ini (krn ga sampek mati palagi syahid seperti kata…..itu lho..). ini juga bukan soal eksekusi yang kemarin, ini soal blog yang baru lahir blog yang kira-kira masih jauh dari kata sempurna yang tiba-tiba kena lampu merah, kena pinalti, kena warningg…. keliatannya yang bikin blog disuruh instropeksi diri disuruh merenung apa yang telah diperbuatnya…
Gini lho..Sudah 1 minggu blog saya ‘ngganggur’ dan sepi, ga bisa buat posting.! karena saya tidak mngindahkan aturan yang ada di WP. Nahh akhirnya blog saya di blokir… uhhh…(sempat sebel juga, namunnnn ya karena salah saya sendiri.. diam dehh) mau nulis ikut kasih pendapat sia-sia, tidak bisa…. (mau posting soal Trio BB 1CS, BB2, BB3, BB4, BB5 sampai dengan Hasil PILGUB Jatim II yang katanya hari ini ada info kalo yang menang itu PAKDHE). yaaahhh pasrah-lahhhh. Mau tau kenapa..??? Ternyata yang namanya Cak Matt (kata dari guru saya) itu sedang marah sama saya meski marahnya sih bukan marah besar yang bisa ke level eksekusi MATI, tapi marahnya Cak Matt sempat bikin problem bagi saya yang note bone masih bau kencur dalam hal blog.
Blog saya (blog yang awut-awutan) hari ini baru sembuh dari ‘sakit’ mendadak karena habis kena damprat (maklum masih kecilllllll) Cak Matt (sorri cak matt-aku ra ngerti) & semoga saya gak ngulangi lagi… hehehe… Alhamdulillah. Ayo ngopi kang.! Baca entri selengkapnya »
Ramadhan Kesempatan Yang Baik Untuk Stop Rokok
Tanpa sengaja setelah tulisan saya sebelumnya tentang Saya terancam Rokok saya menerima e-mail yang kebetulan membahas tantang rokok.. entah kenapa saya sendiri juga bingung kenapa e-mail saya yang terbaru juga membahas tentang rokok, apa ini hanya kebetulan…????? Yang jelas, saya sekarang jadi binggung hanya gara-gara ingin meninggalkan rokok/ stop rokok saya jadi kepikiran terusssssssss… :< Terlepas dari pikiran kotor tersebut, saya tetap ingin berbagi mengenai rokok :
Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahullah ta’ala pernah ditanyakan:
Sebagian orang yang berpuasa yang gemar merokok meyakini bahwa mengisap rokok di bulan Ramadhan bukanlah pembatal puasa karena rokok bukan termasuk makan dan minum. Bagaimana pendapat Syaikh yang mulia tentang masalah ini?
Beliau rahimahullah menjawab:
Menurutku, ini adalah pernyataan yang tidak ada usulnya sama sekali. Bahkan sebenarnya rokok termasuk minum (syariba). (Dalam bahasa Arab) mengisap rokok disebut syariba ad dukhon. Jadi mengisap rokok disebut dengan minum (syariba).
Kemudian juga, asap rokok -tanpa diragukan lagi- masuk hingga dalam perut atau dalam tubuh. Dan segala sesuatu yang masuk dalam perut dan dalam tubuh termasuk pembatal puasa, baik yang masuk adalah sesuatu yang bermanfaat atau yang mendatangkan bahaya. Misalnya seseorang menelan manik-manik, besi atau selainnya (dengan sengaja), maka puasanya batal. Oleh karena itu, tidak disyaratkan sebagai pembatal puasa adalah memakan atau meminum sesuatu yang bermanfaat. Segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh dianggap sebagai makanan dan minuman.
Mereka meyakini bahkan mengenal bahwa mengisap rokok itu disebut (dalam bahasa Arab) syariba (yang artinya = minum), namun mereka tidak menyatakan bahwa rokok adalah pembatal puasa. Sama saja kita katakan bahwa ini jumlahnya satu, namun dia menganggap mustahil ini jumlahnya satu. Jadi, orang ini ada kesombongan dalam dirinya. Baca entri selengkapnya »
Bung Hatta Menangis..
“Hanya satu negeri yang menjadi negeriku. Ia tumbuh dari perbuatan, dan perbuatan itu adalah usahaku,” kata Muhammad Hatta, pada 1928 di depan pengadilan Belanda, Den Haag.
Sang Proklamator diadili karena kegigihan perjuangannya dalam menuntut Indonesia merdeka.
Delapan puluh tahun kemudian, ucapan Bung Hatta itu dikutip berapi-api oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato kenegaraan 15 Agustus 2008.
Negeri yang dikatakan Bung Hatta itu adalah Republik Indonesia, dan usaha yang dimaksudkannya adalah usaha Bangsa Indonesia.
Menyimak pidato panjang presiden, ada hal yang tampaknya belum berubah, yakni penanganan masalah perbatasan, yang masih dipandang “sebelah mata” oleh pemerintah.
Presiden Yudhoyono dalam pidato panjangnya hanya menyinggung masalah perbatasan dalam satu alenia.
“Khusus pembangunan wilayah perbatasan, kita lakukan melalui pendekatan beberapa aspek, terutama aspek demarkasi dan delimitasi garis batas Negara, disamping melalui pendekatan pembangunan kesejahteraan, politik, hukum, dan keamanan. Prinsipnya adalah, wilayah perbatasan kita harus dianggap sebagai beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan bukannya halaman belakang negara kita.” Hanya itu yang disampaikan Presiden.
Kalaupun ingin mengkaitkan, maka presiden sebelumnya mengucapkan, “Dalam menegakkan kedaulatan negara, kebijakan pertahanan negara kita arahkan pada peningkatan profesionalisme dan kemampuan TNI. Kemampuan pertahanan negara, juga terus kita tingkatkan, antara lain dengan pemeliharaan kekuatan pokok minimum (minimum essential force), kesiapan alutsista, dan terselenggaranya latihan secara teratur. Pada bulan Juli lalu, telah dilaksanakan Latihan Gabungan TNI yang pertama sejak tahun 1996. Latihan gabungan ini, harus dilakukan secara berkala, agar Prajurit dan Satuan TNI tetap siaga, profesional, dan berkemampuan tinggi, untuk mempertahankan setiap jengkal wilayah kedaulatan NKRI”.
Berbeda dengan unsur dan aspek lain dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti bidang ekonomi, pendidikan, sosial dan politik yang begitu mendalam dan mendetail termasuk alokasi dananya, maka pandangan pemerintah mengenai masalah wilayah perbatasan seakan-akan hanya sepotong kalimat yang melengkapi pidato panjang presiden.
Masih lekat dalam ingatan, Indonesia yang sebenarnya memiliki fakta sejarah cukup kuat, akhirnya kalah dengan Malaysia dalam pengadilan di Mahkamah Internasional Den Haag, Belanda karena dianggap mengabaikan lingkungan Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan, 2003.
Tidak berubah
Pemerintah RI sepertinya lupa, bahwa setelah kalah di Mahkamah Internasional, sebenarnya Indonesia masih menghadapi masalah serius terkait kawasan perbatasan, yakni ancaman kehilangan blok Migas kaya di Ambalat dan perairan Karang Unarang, Laut Sulawesi, Utara Kaltim yang tidak jauh dari Pulau Sipadan dan Ligitan.
Melihat pidato itu, maka pandangan pemerintah tidak berubah dalam menangani kawasan perbatasan yang lebih menonjolkan pada “security approach” (pendekatan keamanan) ketimbang “prosperity approach” (pendekatan kesejahteraan), karena dalam implikasinya tidak ada yang berubah.
“Lihat saja, kawasan perbatasan kebanyakan masih tertinggal dalam terbelakang meskipun diakui sebagai beranda negara,” kata pengamat wilayah perbatasan Kaltim, Prof. Sarosa Hamongpranoto, SH, M Hum.
Ia menilai bahwa pemerintah harus belajar dari pengalaman, setelah terjadi dua kasus yang “mempermalukan” bangsa Indonesia, yakni peristiwa penting masing-masing lepasnya bekas Provinsi Timor Timur pada 1999 dan menjadi negara merdeka, dan menangnya Malaysia dalam sidang MI di Den Haag pada 2003 terhadap kepemilikan Pulau Ligitan dan Sipadan.
“Jadi persoalan blok Ambalat harusnya menyadarkan kita untuk merubah orientasi dan pendekatan daerah perbatasan. Wilayah darat dan pulau-pulau luar kita menjadi kawasan tidak tersentuh (pembangunan) menyebabkan warganya miskin dan tertinggal, sehingga berbagai tindakan yang merugikan negara sangat mudah terjadi, misalnya “illegal logging”, tambang tanpa izin, pencurian ikan, “traficking”, penyelundupan dan TKI ilegal,” kata guru besar di Fisip Universitas Mulawarman itu.
“Seandainya Bung Hatta masih hidup, mungkin ia akan menangis melihat kondisi wilayah perbatasan yang sangat tertinggal sehingga sebagian warganya seperti belum menikmati arti kemerdekaan,” papar Sarosa.
Berdasarkan kajian pihak Universitas Mulawarman, sedikitnya lima desa di kawasan perbatasan Kaltim-Serawak “lenyap” karena warga eksdus ke wilayah negeri tetangga akibat kesulitan mendapatkan bahan kebutuhan pokok yang umumnya didrop menggunakan pesawat terbang perintis dari Samarinda.
“Mereka eksodus ke Malaysia bukan alasan politis namun semata-mata karena alasan perut (ekonomi),” kata Prof. Dr. Henry Patton, peneliti dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda yang sempat melakukan penelitian kehidupan masyarakat di perbatasan.
Solusi perbatasan
Kawasan perbatasan ibarat sebuah jerawat di muka seorang gadis, ia akan diperhatikan serius ketika meradang dan bengkak, namun segera terlupakan ketika sudah membaik.
“Silih berganti kepala negara, silih berganti kebijakan dan tebar janji manis mengenai pengelolaan kawasan perbatasan, khususnya saat terjadi masalah. Akan tetapi saat persoalan perbatasan mereda, segera terlupakan,” kata Prof. Dr. Henry Patton.
Ketika dunia menyoroti tentang tebang liar dan penyelundupan besar-besaran di kawasan perbatasan pada masa Orde Baru, Pemerintahan Presiden Soeharto segera memuat berbagai program pembangunan kawasan perbatasan.
Melalui pengkajian panjang akhirnya lahir wacana “kawasan berikat” (Tarakan-Nunukan-Sebatik) untuk “menandingi” kemajuan pembangunan di Tawao, Sabah, Malaysia Timur.
Namun, kajian yang sudah dianggap sangat “feasible” di Bappenas itu, tidak mendapat “political will”; terbukti sampai kini tidak ada realisasinya.
Pada masa Pemerintahan Presiden BJ. Habibie, lahir ide untuk membuat Badan Otorita yang bertanggung jawab dalam membangun kawasan perbatasan yang memiliki potensi ekonomi besar itu, namun lagi-lagi hanya sampai tingkat wacana.
Saat terjadi peristiwa yang “menampar wajah” Indonesia, yakni terjadinya deportasi besar-besaran pada 2002, akibat ratusan ribu TKI di Malaysia dianggap ilegal, Pemerintahan Presiden Megawati juga berjanji segera membangun sawit skala luas untuk memberikan pekerjaan bagi para TKI. Sampai kini pun program ini tidak ada lagi kabar beritanya.
Pada kasus deportasi besar-besaran itu, terjadi “bencana kemanusiaan” yang ramai disorot media nasional dan asing karena terlantarnya ribuan TKI di Nunukan, tercatat 80 di antaranya meninggal dunia karena terkena penyakit dan kelaparan, mereka “mengungsi” karena takut akan ancaman denda dan cambuk sesuai Akta Migrasi 2002.
Malaysia memberlakukan Akta Migrasi 2002 (Akta A1154) yang disahkan 1 Agustus 2002. Dalam Akta tersebut disebutkan, tenaga kerja asing yang masuk secara ilegal akan didenda 10.000 Ringgit Malaysia atau dipenjara tidak lebih dari lima tahun, atau dikenakan sanksi kedua-duanya dan dikenakan cambuk tidak lebih dari enam kali.
Daerah tak bertuan
Berbagai masalah lain juga terjadi sebagai dampak tertinggalnya kawasan perbatasan, padahal selalu diakui oleh “Jakarta” sebagai beranda negara.
Ada yang mengistilahkan kawasan itu, bukan sebagai beranda negara, namun “daerah tak bertuan”. “Lihat saja, sampai kini kasus tebang liar masih meraja-lela, penyelundupan dan pencurian ikan masih marak terjadi,” ujar Sarosa Hamongpranoto.
Panjang wilayah perbatasan Kalimantan-Malaysia sekitar 1,8 ribu kilometer. Dari lintasan sepanjang itu, 1,2 ribu kilometer merupakan perbatasan Kaltim dengan Malaysia.
“Wilayah itu lebih panjang dari jalan Anyer-Penarukan –yang “hanya” 1.000 kilometer–, sehingga tidak masuk akal kalau hanya menggunakan security approach, tanpa program jelas untuk pembangunan ekonomi yang berkesinambungan,” ujar Sarosa.
Dalam pidato kenegaraan SBY di depan DPD itu, katanya, tidak terlihat program yang jelas, terarah serta mendapat dukungan penuh dari APBN dalam mengembangkan pereknomian dan pembangunan kawasan perbatasan.
“Salah satu solusi yang paling masuk akal dalam mengatasi persoalan peratasan, yakni segera membentuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang terpisah dari Kaltim (Kalimantan Timur) untuk mengejar berbagai ketertinggal ekonomi dan pembangunan di kawasan perbatasan. Jadi pendekatanya bukan `security approach` namun `prosperity approach`,” imbuh Sarosa.
Kaltara, kata dia, sangat layak segera dibentuk karena memenuhi berbagai aspek baik potensi ekonomi, kependudukan, admistrasi pemerintahan dan terpenting adalah aspek Hankamnas. “Persoalan berat di perbatasan, yakni penjarahan hutan, penambangan tanpa izin, pencurian ikan, penyelundupan, TKI ilegal sampai ancaman kehilangan teritorial jadi masalah klasik yang tidak bisa dituntaskan oleh pemerintah,” katanya. Baca entri selengkapnya »
Marhaban Ya Ramadhan 1429 H
Marhaban Ya Ramadhan,…
Kami selaku penuis mengucapkan Marhaban Yaa Ramadhan 1429H dan semoga di Ramadhan tahun ini kita bisa menjadi pribadi yang bertaqwa. Langkah menuju ampunan ditempuh dengan keikhlasan… Jikalau saya mempunyai kata-kata/ tulisan-tulisan yang kurang berkenan dan juga sering kedaluarsa saya mohon maaf yang sebesar besarnya.
Disini saya sharing juga ucapan SMS tentang ramadhan ini yang saya terima dari saudara/i saya. Selamat menikmati
” Marhaban Ya Ramadhan jg, semoga Ramadhan ini jadi BBM (Bulan Barokah & Magfirah) kita ber_premium (Prei Makan & minum) plus SOLAR (Sholat Amat Rajin)”
Digun – malang
“Ass.wr.wb. Kami sekeluarga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, semoga keutamaan bulan suci ini dapat kita raih. amin..”
Keluarga wawan - surabaya
“Welcom to ramadhan great sale,… jgan lewatkan : obralpahala besar-besaran, diskon dosa s/d 99% + doorprize ” lailatul qodr”. hanya 30 hari Baca entri selengkapnya »
Daftar Gaji Pejabat RI 2004-2009
Referensi Bagi yang mau jadi pejabat ….
Siapa yang mau jadi pejabat nih….
Inilah daftar gaji dan tunjangan yang diterima anggota DPR per bulan
Data ini dikeluarkan oleh bagian anggaran tertanggal 22 februari 2005.
Fasilitas anggota DPR RI, 2004-2009
A. Gaji pokok dan tunjangan
1. Rp 4.200.000/bulan
2. tunjangan
a. Jabatan Rp 9.700.000/ bulan
b. Uang paket Rp 2.000.000/bulan
c. Beras Rp 30.090/jiwa/ bulan
d. Keluarga:
suami/istri (10% X Gaji pokok Rp 420.000/bln)
anak (25 X Gaji pokok Rp 84.000/jiwa/ bulan)
e. Khusus pph, pasal 21 Rp 2.699.813
B. Penerimaan lain-lain
1. Tunjangan kehormatan Rp 3.720.000/bulan
2. Komunikasi intensif Rp 4.140.000/bulan
3. Bantuan langganan listrik dan telepon Rp 4.000.000
4. Pansus Rp 2.000.000/undang- undang per paket
5. Asisten anggota (1 orang Rp 2.250.000/bulan)
6. Fasilitas kredit mobil Rp 70.000.000/orang/ per periode
C. Biaya perjalanan
1. Paket pulang pergi sesuai daerah tujuan masing-masing
2. Uang harian:
a. Daerah tingkat I Rp 500.000/hari
b. Derah tingkat II Rp 400.000/hari
3. Uang representasi:
a. Daerah Tingkat I Rp 400.000
b. Daerah Tingkat II Rp 300.000
(keterangan: lamanya perjalanan sesuai program kerja, dan sebanyak-banyaknya 7 hari untuk kunjungan kerja per orangan, dan 5 hari untuk kunjungan kerja tim komisi/gabungan komisi) Baca entri selengkapnya »
Enam jam tanpa Asap…
Enam Jam tanpa Knalpot di Raya Darmo
Program car free day atau hari bebas kendaraan bermotor resmi diberlakukan di Jl Raya Darmo kemarin (24/8). Selama enam jam sejak pukul 06.00 hingga 12.00, seluruh badan jalan protokol itu tak boleh dilewati kendaraan bermotor.
Namun, karena kurang matangnya persiapan dan sosialisasi, sejumlah pengendara tetap nekat nyelonong ke Jl Raya Darmo. Sebagian besar protes karena terjadi kemacetan di sejumlah jalur.
Meski masih banyak kekurangan, banyak warga yang tampak benar-benar menikmati udara bersih serta lengangnya Jl Raya Darmo. Anak-anak kecil berlarian dengan riang. Para remaja hingga dewasa bebas bermain futsal di depan Taman Bungkul.
Penghobi skateboard bisa bebas melesat bersama papan luncurnya di sepanjang Raya Darmo. Begitu pula dengan penggila sepatu roda. Belasan jenis olahraga dadakan tampak tumpah ruah di jalan itu. Ada yang main bulu tangkis asal-asalan, bersepeda, atau sekadar juggling dengan bola plastik. Baca entri selengkapnya »
Caleg Bermoral
Kita semua sangat layak merasa prihatin mendengar bekas orang hukuman / mantan Napi masuk bursa DCS (daftar calon sementara), yang di usulkan partai untuk duduk di kursi DPR-RI
Seperti kita ketahui, hampir seluruh media massa baik Televisi atopun media cetak mengekspos partai-partai yang sedang menyerahkan berkas-berkas nama DCS anggota DPR-RI ke KPU. Hal ini sangat berbeda jAAAAAAAAUUUUH jika mereka memberitakan LUMPUR LAPINDO Porong yang korbannya semakin memprihatikan… (hemmmmm)…
Siapa saja mereka yang layak menjadi wakil rakyat (wakil yang siap untuk menghamburkan uang kita,,..) di gedung mewah senayan jakarta,..???? Syaratnya gampang aja kok… Asal Anda lulusan SMA, tidak perlu minta surat dari kepolisian. hehe…. Informasinya; selain masih didominasi tokoh lama, Baca entri selengkapnya »
HUT RI di Semeru
Peringatan HUT RI kemarin juga dilakukan oleh kalangan pecinta alam, Biasa nya di gunung semuru jatim ribuan pendaki ikutr larut dalam acara peringatan detik-detik kemerdekaan RI namun saying, Pengibaran bendera dalam rangka memperingati HUT RI ke-63 di puncak Gunung Semeru 17 Agustus lalu gagal dilakukan. Pasalnya badai ganas tengah terjadi di Puncak Mahameru.
Untuk menghindari bahaya dan jatuhnya banyak korban jiwa, tim SAR mengintruksikan agar pengibaran bendera dilakukan di Ranu Kumbolo. Pendaki hanya mengibarkan bendera merah putih dengan tongkat yang dipasang di tengah lapangan.
Rencana pengibaran bendera di Puncak Mahameru saat itu diikuti sekitar 400 pendaki. Namun pendakian ke puncak yang melelahkan itu akhirnya sia-sia.
“Sejak pukul 3 dini hari di Puncak Mahameru ada badai yang disertai pasir material pijar vukanik,” ungkap Sugiono, Ketua SAR Lumajang, Selasa (19/8/2008) di kantornya.
Sugiono yang saat itu turut serta dalam pendakian mengaku, para pendaki yang baru sampai di Puncak Jonggring Saloko cepat-cepat akan melakukan pengibaran bendera merah putih. Sehinga para pendaki mengibarakan bendera dengan ala kadarnya. Baca entri selengkapnya »




























